Penjelasan Tentang Modal Perfect Berikut Contohnya!

 

Materi Tentang Modal Perfect Beserta Contohnya!

Kemungkinan teman-teman pernah mendengar tentang auxiliary verb atau yang biasa disebut dengan kata kerja bantu. Auxiliary verb ini digunakan untuk menyempurnakan kata kerja utama dalam sebuah kalimat. Yang akan kita diskusikan di artikel ini ada hubungannya juga dengan auxiliary verb yaitu modal.

Modal dibedakan menjadi 3 bagian yaitu modal present, modal past dan juga modal perfect.Dalam modal present ini teman-teman dapat jumpai pada kata can, may, shall, will, etc. Dan biasanya ditambah dengan kata kerja pertama jika membuat kalimat dengan modal present ini. Kemudian pada bagian modal past kalian juga pasti sering menemukan kata could, might, should, would, etc.

Nah, bagian ketiga atau bagian yang akan menjadi pembahasan utama pada artikel ini adalah modal perfect. Kata-kata dalam modal perfect biasanya juga sering dijumpai seperti could, might, should, ought to, must, etc. Bagian ini biasanya diikuti dengan kata ‘have’. Mungkin teman-teman juga pernah meyaksikan, kalau dalam kalimat modal perfect ini menggunakan ‘verb 3’ atau bisa juga dengan to be ‘been’.

Modal perfect ini biasanya dipakai untuk menceritakan tentang masa lampau. Pemakaian modal perfect ini bervariasi sesuai dengan situasi saat itu tergantung dengan artinya. Inilah beberapa cara pemakaian modal perfect, simaklah penjelasan dan contohnya di bawah ini:

1. Must have

Biasanya digunakan ketika kita membicarakan tentang kejadian yang sudah pernah terjadi di masa lampau. Berikut adalah contoh kalimatnya:

A: “When we came home, my house’s door was open and broken.” (Pada saat kita sampai rumah, pintu rumahku terbuka dan rusak.

B: “Oh! there must have been thieves stealing in your house.” (Oh! Pasti disana ada maling yang mencuri dirumahmu.)

A: “I did everything he asked me to do to make him happy.” (Aku melakukan semua yang dia minta untuk membuat dia bahagia.)

B: “You must have loved him so much.” (Kamu tentu saying sekali dengan dia.)

Baca Juga: Yuk, Belajar Tentang Macam-Macam British English!

2. Might Have

Biasanya kata ini dipakai waktu kita akan mengungkapkan kemungkinan yang sudah terjadi di masa lampau. Contoh kalimatnya:

A: “I called him several times but there’s no answer.” (Aku menelepon dia beberapa kali tetapi tidak ada jawaban.)

B: “He might have gone to somewhere.” (Dia mungkin sedang pergi ke suatu tempat.)

A: “She never helped me doing my homework!” (Dia tidak pernah bantu aku mengerjakan pekerjaan rumah ku.)

B: “Don’t be angry. She might have been busy.” (Jangan marah. Dia mungkin sedang sibuk.)

3. Should / Ought to have

Biasanya digunakan saat ingin mengutarakan sebuah saran di masa lampau atau bisa dibilang sebagai penyesalan. Contoh kalimatnya:

  • “I am so angry at myself. Because I failed the test. I should have studied harder.” (Aku sangat marah dengan diriku sendiri. Aku gagal di ujiannya. Seharusnya aku belajar lebih giat.”
  • “Sandra missed the train this morning. She should have come earlier.” (Sandra ketinggalan kereta pagi ini. Dia seharusnya datang lebih pagi.)

Baca Juga: 12 Singkatan Dan Akronim Internet Bahasa Inggris Yang Harus Kamu Tahu

4. Could have

Modal ini biasanya dipakai saat kita akan mengungkapkan sebuah aktivitas yang bisa saja dilakukan oleh seseorang tetapi pada akhirnya tidak jadi. Yuk, simak contoh kalimatnya:

  • “I could have finished my study this year. But preferred to focus on my work first.” (Aku sebenernya bisa menyelesaikan studiku tahun ini. Tetapi aku lebih memilih fokus ke pekerjaan ku dahulu).
  • “I could have left her but I didn’t. Because I didn’t want to hurt her.” (Aku bisa saja meninggalkan dia tetapi aku tidak melakukannya. Karena aku tidak ingin menyakitinya).

 

Kesimpulan

Demikianlah pemaparan tentang grammar modal perfect. Semoga bermanfaat untuk teman-teman. Dan tetap semangat dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kamu. Di era sekarang ada banyak source yang dapat kamu pakai untuk meningkatkan bahasa Inggris, bahkan gratis! Masalahnya cuma ada pada dirimu sendiri, mau atau tidaknya memiliki bahasa Inggris yang fluent. Kamu bisa belajar secara mandiri, karena sudah banyak bukti dengan belajar secara otodidak banyak orang yang bisa meningkatkan tingkatan bahasa Inggris mereka di level fasih dan aktif!

Tapi, kalau kamu merasa tidak mampu belajar secara mandiri, kamu dapat mulai mencari kursus bahasa Inggris online. Karena dengan belajar online akan memudahkanmu dari segi waktu dan tempat. Kamu dapat belajar di mana saja dan kapan saja bersama dengan guru professional. Hal ini bisa kamu dapatkan dari lembaga bahasa Inggris Fluentz. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi websitenya dengan mengklik link ini.

 


Posted

in

,

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *