5 Hal Yang Perlu Dikerjakan Sebelum Mengerjakan Tes IELTS

5 Hal Yang Perlu Dikerjakan Sebelum Melakukan Tes IELTS

Tes IELTS ini ialah ujian yang diperuntukan untuk mengukur skill bahasa Inggrismu dan sudah banyak orang yang mengambil tes ini setiap tahunnya. Mereka yang akan melanjutkan studi di luar negeri, bekerja di perusahaan internasional, magang dll. Walaupun biayanya cukup mahal, tapi karena sebuah ketentuan tetap saja diikuti. Karena biayanya mahal dan memang soalnya juga susah, maka kamu harus benar-benar siap dalam mengerjakan soal-soal IELTS. Jangan sampai uang dan usahamu jadi sia-sia.

Oleh karena, perlu persiapan yang matang sebelum test. Lakukan sampai kamu betul-betul siap. Dan, saat ini saya akan membagikan pengalaman saya terkait beberapa perkara yang harus dilakukan sebelum kamu mendaftar tes IELTS.

1. Cari tahu apa itu tes IELTS

Langkah pertama yang wajib kamu kerjakan adalah kamu betul-betul harus tahu dulu apa itu IELTS, kenapa harus IELTS, berapa lama tesnya, kemudian maksud tes IELTS itu apa. Karena dari situ kamu bisa menyusun strategi belajar yang terarah. Dari strategi itu, kamu dapat memprioritaskan apa yang perlu dipelajari lebih dahulu, mencari tahu weakness kamu apa, kekuatan kamu apa. Jadi memang perlu ada effort dan jangan sampai kamu berpikir ada jalan pintas. Misalnya seperti ini, kamu menonton video di youtube tentang bagaimana sih caranya untuk menjawab IELTS dengan benar, tanpa benar-benar harus ngerti, tanpa usaha yang keras.

Mulanya, saya sempat terbuai. Saya tonton hampir semua video tentang itu. sampai akhirnya saya sadar itu nggak akan berhasil. Kenapa? Karena maksud dari IELTS sendiri itu untuk menguji pemahaman kamu akan bahasa Inggris dan soal-soalnya pun sudah disusun sedemikian rupa untuk mengorek level bahasa Inggris kamu itu di mana. maka dari itu, searah dengan pengalaman saya trik-trik untuk bisa menyiasati soal IELTS itu sia-sia. Saya mengetahui itu dari saat saya selesai nonton, dan coba saya aplikasikan ke soal-soal yang saya kerjakan. Trik- trik itu menurut saya tidak nyambung, namun balik lagi kalau kamu telaah dari itu tujuan IELTS itu sendiri, itu artinya memang kamu mesti benar-benar memahami bahasa Inggris yang artinya kamu harus punya kemampuan bahasa Inggris umum terlebih dahulu. Baru selanjutnya ke strategi pengerjaan tes IELTS.

2. Belajar dari buku IELTS terbaik

karena saya tidak pernah mengikuti kursus persiapan IELTS baik offline maupun offline, jadi saya cuma mencari buku yang memang sudah memiliki review yang baik dan it works. Jadi bagi saya kamu wajib memiliki paling tidak satu buku, tapi yang terbaik. Kenapa? karena saya tidak tahu timeline atau waktu yang kamu punya itu seperti apa dalam persiapan ini. Tapi ketika saya dalam setengah bulan mempelajari satu buku itu saja sudah Lelah dan kalau misalnya kamu punya banyak buku, beban kamu akan jadi lebih banyak. Mungkin baik punya banyak referensi buku, namun kalau kebanyakan biasanya belajarnya jadi tidak menyeluruh. Ada baiknya belajar dari satu buku, tapi benar-benar kamu pelajari secara mendalam.

Baca Juga: Yuk, Belajar Tentang Macam-Macam British English!

3. Print formula tenses utama 

Sebelum kamu mulai persiapan, kamu harus sudah mencetak semua formula tenses bahasa inggris yang paling sering digunakan. Kamu bisa mendapatkannya dari Google, dan kamu kudu benar-benar pelajari semuanya. Bagaimana cara belajar dengan cepat dan nggak gampang lupa? Yang saya lakukan adalah seperti ini, pelajari tenses yang sering digunakan, contohnya simple present tense. Pelajari present tense itu rumusya apa, pakai verbnya bagaimana, gunanya apa, dalam situasi apa kita bisa pakai tenses ini.

Saya merasa sudah lancar berbahasa Inggris. Namun ketika mengisi soal tes IELTS untuk pertama kalinya. Saya mendapatkan nilai 2! Saya terkejut dan kecewa, karena saya merasa berbicara bahasa Inggris setiap hari. Tapi ternyata beda, Ketika tesnya memang formula-formula ini yang penting, kemudian saya sadar memang saya kurang di formula dan grammar. Jadi poinnya, pelajari dan pahami dengan sungguh-sungguh grammar bahasa Inggris.

4. Susun jadwal belajar yang jelas dan jaga komitmen

Ini sudah menjadi masalah yang utama, yaitu malas dan tidak punya komitmen. Kamu harus membuat jadwal yang jelas, setelah itu kamu harus punya komitmen terhadap jadwal yang kamu susun. Saya tidak paham situasi kamu seperti apa. Apakah kamu punya waktu satu tahun, enam bulan, tiga bulan, yang pasti kalau dari pengalaman saya. Saya belajar selama setengah bulan, namun memang betul-betul full-time dimana saya belajar dari jam 9 sampai jam 5. Dalam periode itu, saya fokuskan semua tenaga dan pikiran saya untuk belajar. Saya lakukan itu seperti saya sedang bekerja di sebuah kantor. Hal-hal yang mengganggu aktivitas belajar, saya jauhkan dahulu. Seperti game, sosial media, dll.

Baca Juga: 6 Tips Belajar Bahasa Inggris Jaman Now

5. Siapkan hal yang membuat semangat

Dan yang terakhir, hal yang perlu kamu kerjakan adalah kamu benar-benar harus menyiapkan apapun yang mendukung kamu untuk jadi semangat dalam belajar. Dimulai hal-hal kecil seperti alat tulis, buku, ruangan atau tempat belajar, atau mungkin makanan ringan yang membuat kamu senang. Karena hal ini akan menjaga mood kamu tetap bagus. Kalau kita senang mengerjakannya otomatis hasilnya juga akan maksimal. Itu hal terakhir yang wajib kamu siapkan.

Itulah kelima hal yang mesti kamu persiapkan sebelum melakukan tes IELTS. Bila kamu benar-benar menjalankannya saya yakin kamu akan mendapatkan hasil yang kamu inginkan. Tapi kalau kamu tidak yakin untuk belajar sendiri, kamu bisa mulai mencari kursus bahasa Inggris online terbaik. Kenapa online? Karena belajar online itu lebih flexible dari segi tempat dan waktu. Dan biasanya harganya lebih terjangkau juga. Salah satu tempat les bahasa inggris yang menyediakan kursus IELTS online bersertifikat adalah Fluentz. Di sini kamu akan ditemani oleh tutor berpengalaman dan memiliki sertifikat dari British Council. Silahkan klik ini untuk informasi lebih lanjut.


Posted

in

,

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *