6 Tips Belajar Bahasa Inggris Jaman Now

6 Tips Belajar Bahasa Inggris Jaman Now

6 Tips Belajar Bahasa Inggris Jaman Now – Seringkali saya melihat ada orang yang nanya “Kak, gimana sih cara belajar bahasa Inggris?” Kemungkinan besar selama ini kamu belajar bahasa Inggris di sekolah dengan berfokus kepada Grammar and Vocabulary. Singkatnya Kamu belajar bahasa seperti belajar pelajaran lainnya, dan kamu akan dites lewat ujian, dan bisa dibilang Kamu belajar hanya untuk ujian. 

Sebenarnya kegunaan belajar bahasa asing adalah untuk bisa berkomunikasi, agar ketika ada orang yang berbicara bahasa Inggris kamu bisa memahami perkataan lawan bicara kamu. Nah, untuk mencapai target kamu, yaitu lancar berbicara bahasa Inggris, kita bisa berguru dengan bayi. Ketika kita pertama kali mempelajari bahasa.

Bagaimana kita seharusnya belajar sebuah bahasa?

Pernah nggak kalian melihat bayi belajar grammar dari buku, atau mempelajari sebuah struktur kalimat seperti subjek, predikat, objek. Nggak kan? Bayi belajar bahasa dengan cara mendengarkan orang tuanya ngomong atau berbicara. Dia akan mengamati pola-pola bahasa, lalu kemudian menirukan apa yang dia dengar. Orang tuanya yang akan memberitahu yang benar kata katanya itu kayak gimana sih, sehingga bayi ini tahu bagaimana caranya menyusun kata-katanya supaya enak didengar dan orang lain juga mengerti.

Yap, rupanya kita belajar bahasa secara alami dengan mendengar, dan yang penting lagi proses belajar bahasa ini dilakukan setiap hari. Dari sinilah kita bisa menggeser metode belajar kita dari yang tadinya belajar grammar dan vocabulary kemudian baru speaking dan listening, sekarang yang kamu lakukan adalah sebaliknya, belajar speaking dan listening dulu, baru grammar dan vocabulary dan ini harus dibuat menjadi suatu kebiasaan.

Fokus pada comprehensible input

Dimulai dari seorang pakar bahasa Dr. Stephen Krashen yang mengeluarkan teori ini, dari situ banyak sekali jurnal atau penelitian yang tercipta. Di kalangan komunitas polyglot teori ini sudah sangat terkenal. Mereka mengaplikasikan teknik ini dalam mempelajari banyak bahasa. Di dalam bukunya Dr. Stephen mengatakan ada perbedaan antara learning dan acquisition.

Learning adalah hal yang kita lakukan di sekolah, menghafal rumus-rumus, kosakata, dan hal ini sangat membosankan. Sedangkan acquisition adalah hal-hal yang kita tangkap secara tidak sadar, seperti yang bayi lakukan ketika mereka terekspos dengan bahasa ibu mereka. Dari sering mendengarkan, kemudian meniru, dan bicara langsung. Tanpa “learning” tapi lancar berbicara. Itulah yang harus kita lakukan, fokus pada comprehensible input, mendengarkan dan membaca sebanyak-banyaknya. Untuk lebih jelas lagi tentang comprehensible input kamu bisa membaca artikel ini.

Perbanyak eksposur terhadap bahasa Inggris

Dari pemaparan di atas, dapat kita simpulkan memang kita harus fokus terhadap comprehensible input, menempatkan diri kita pada lingkungan bahasa Inggris aktif. Berikut adalah hal-hal yang bisa kita lakukan untuk terus mengekspos diri kita pada bahasa Inggris:

1. Rajin mendengarkan lagu berbahasa inggris

Menurut Susana Rozalski seorang Poliglot yang berbicara 7 bahasa, dia berkata “Bahasa adalah musik”. Dia menyarankan untuk orang orang yang ingin belajar bahasa asing untuk banyak banyak mendengarkan lagu.

Dengarkan saja lagu berbahasa Inggris, sampai kamu hafal, terus bisa kamu nyanyiin, setelah itu mulai cari tahu liriknya apa, kalimat nya apa.

2. Sering nonton film berbahasa inggris dengan subtitle bahasa inggris

Selain melalui suara, kita juga  selalu mengamati mimik muka dan cara ngomong orangnya, karena bahasa itu tidak hanya sekedar suara dan kata-kata, tapi juga bahasa tubuh.

Dengan menonton film, kamu bisa mengamati nggak cuman apa kalimat yang kedengarannya enak, tapi juga gimana sih cara ngomongnya, bahasa tubuhnya ketika ngomongnya tuh gimana. Dan selama menonton film, gunakan subtitle bahasa Inggris biar kamu tau gimana ngomong apa. Setelah itu baru mencari tau artinya di kamus atau di google kalau kamu memang tidak tahu artinya.

3. Cari teman ngobrol dalam bahasa inggris

Sama halnya dengan berolahraga, kita ngomong juga membutuhkan koordinasi otot, jadi kita butuh latihan ngomong sampe orang lain ngerti maksud kita apa. Membiasakan otot kita untuk bisa bahasa Inggris, dan disinilah pentingnya punya guru dan tutor yang merupakan seorang native speaker atau penutur asli. Dialah yang menjadi orang tua bahasa Inggris kamu, seperti orang tua kamu yang sudah mengajari bahasa Ibu.

Language parent ini harus kamu miliki. Tidak harus native speaker, kamu bisa memanfaatkan teman atau rekan kerjamu yang sudah lancar berbahasa Inggris. Ajak mereka untuk terus berbicara bahasa Inggris denganmu setiap hari.

Baca Juga: 12 Singkatan Dan Akronim Internet Bahasa Inggris Yang Harus Kamu Tahu

4. Tinggal di negara yang berbahasa Inggris

Ini merupakan tips yang paling ampuh. Kalau orang orang disekitar kamu cuma ngerti bahasa Inggris, mau nggak mau kamu harus belajar dengan ekstra, karena kalau kamu tidak bisa menyampaikan maksud kamu, bisa bisa kamu nggak bisa makan, nggak bisa beli barang barang, nggak bisa sekolah atau kerja dan lain lain.

Yang penting kamu harus benar-benar menggunakan bahasa Inggris dan ngobrol sama orang orang sana, nggak cuma ngobrol dengan orang orang Indonesia doang. Karena percuma tinggal di lingkungan yang berbahasa Inggris, kalau misalkan kamu nggak memanfaatkan itu untuk rutin ngomong bahasa Inggris. Hal ini sudah banyak terjadi, ada orang yang sudah tinggal di luar negeri bertahun-tahun tapi tetap tidak bisa menguasai bahasa negara tersebut. Jadi, kuncinya utamanya tetap kemauan dan kegigihan untuk belajar.

5. Menggunakan aplikasi belajar bahasa inggris

Kalau mencari teman ngobrol atau tinggal di negara bahasa Inggris dirasa terlalu sulit, kamu bisa mencari aplikasi aplikasi yang memungkinkan kamu berbicara sama native speaker secara rutin.

Salah satu aplikasi yang menurut saya bagus adalah cambly. Kamu akan bisa terhubung dan ngobrol tutor yang merupakan native speaker yang berasal dari US, Canada, UK dan Australia, serta negara lainnya. Kamu bisa pilih topik tertentu dan video chat sama  mereka secara privat kapanpun. Tapi ini ya memang berbayar. Seperti halnya mengikuti sebuah kursus.

Ada juga aplikasi lain seperti tandem dan hellotalk. Di sana kamu bisa saling membantu dalam belajar bahasa. Cari orang Amerika atau UK yang ingin belajar bahasa Indonesia. Jadi nantinya akan saling membantu.

6. Membaca buku-buku berbahasa Inggris

Salah satu kegiatan comprehensible input yang powerful adalah dengan membaca. Hal ini akan sangat bagus untuk pengayaan kosakata serta menanamkan struktur kalimat itu sendiri. Kalau kamu banyak membaca buku bahasa Inggris, lama-lama grammar atau struktur kalimat itu akan menempel di otak kamu. Jadi nantinya setiap kamu menemukan sebuah kalimat yang salah, kamu akan menyadari hal itu. 

Tapi yang paling penting dari aktivitas ini, kamu harus membaca buku bahasa Inggris yang sesuai dengan level kamu. Jika levelmu masih pemula, cobalah mulailah dengan buku cerita anak. Kalau dirasa levelmu sudah meningkat, cari buku lain lagi. Begitulah seterusnya.

 

Nah, untuk kalian semua, jangan malu dan takut untuk berbicara bahasa Inggris apalagi takut salah. Sejatinya, native speaker pun ketika berbicara bahasa Inggris mereka kerap kali membuat kesalahan. Tapi kalau kamu ingin ada semacam kewajiban, kamu bisa mengikuti kursus bahasa Inggris online terbaik. Ketika kamu sudah membayar, tentunya kamu nggak mau buang uang secara sia-sia kan? Tapi pastikan lembaga kursus tersebut hanya menggunakan bahasa Inggris di dalam kelas. Sehingga kamu terus praktik di setiap kelasnya, tidak hanya belajar grammar berjam-jam. Kesimpulannya adalah, jangan sampai lupa kalau kamu ingin lancar berbahasa, don’t learn it, but acquire it!


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *